foto depan museum lampung

Museum Lampung, Ini Koleksi, Sejarah, Bentuk, dan Deskripsinya

JelajahLampung.Com – Salah satu tempat wisata bersejarah dengan bentuk bangunan unik dan koleksi benda lengkap adalah Museum Lampung. Museum yang bernama resmi Ruwa Jurai ini berada tidak jauh dari Terminal Rajabasa.

Tempat ini menjadi tujuan study tour anak-anak sekolah juga.

Lalu mereka menyusun karya tulis atau makalah hasil kunjungan ke Museum Ruwa Jurai.

Museum Lampung adalah salah satu ikonik khas masyarakat Lampung seperti Siger dan Menara Siger.

Deskripsi Singkat Museum Ruwa Jurai Lampung

Setiap orang yang berkunjung ke Lampung dan melewati Jalan Utama Kota Bandar Lampung pasti sudah pernah melihat tempat bersejarah ini.

Sayangnya, kebanyakan hanya pernah melihat saja dan tidak mau mampir untuk belajar mengenal Lampung lebih dekat lagi.

Museum Lampung atau Museum Negeri “Ruwa Jurai” merupakan perintis museum di Lampung.

Keberadannya juga merupakan yang terbesar di Lampung saat ini.

Museum ini sering dijadikan arena belajar bagi para siswa sehingga sering juga terlihat bus-bus besar berdatangan dari luar kota.

Alamat Museum Lampung

alamat museum lampung
foto lokasi museum ruwa jurai

Museum Ruwa Jurai terletak di Jalan ZA Pagar Alam Bandar Lampung.

Lokasinya terletak persis di depan SMP N 22 Bandar Lampung.

Sekitar 20 meter dari Under Pass Simpang Unila.

Berada persis ada di pinggir jalan utama Raja Basa – Tanjung Karang sehingga setiap orang bisa melihatnya ada di kiri jalan saat akan menuju Tanjung Karang.

Dari Terminal Raja Basa, jaraknya sekitar 400 meter saja.

Cukup dekat bukan?

Bagi anda yang ingin berkunjung ke sini, rutenya sangat mudah karena setiap angkot dari Raja Basa menuju Tanjungkarang pasti melewati Museum Lampung.

Jarak Museum Ruwa Jurai – Bandara Branti sekitar 20 km saja dan jika ditempuh dari Pelabuhan Bakauheni sekitar 90 km.

Sedangkan dari Stasiun Tanjung Karang, jaraknya sekitar 6-7 km dan cukup naik angkot sekali saja dari Pasar Ramayana.

Sejarah Museum Lampung

Kapan Museum Lampung Diresmikan?

Museum ini telah dibangun sejak tahun 1975.

Selanjutnya, peletakan batu pertama baru dilakukan pada tahun 1978.

Meskipun demikian, peresmian musem baru dilaksanakan pada tanggal 24 September 1988.

Yang meresmikan adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Fuad Hassan.

Bersamaan dengan peringatan Hari Aksara Internasional di PKOR Way Halim.

Sang Bumi Ruwa Jurai

Sejak 1 April 1990, nama resmi yang digunakan adalah Sang Bumi Ruwa Jurai.

Sebuah kata yang tertulis pada logo Provinsi Lampung.

Selanjutnya, setelah era otonomi daerah, museum ini dialihkan menjadi di bawah UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Jam Buka Museum Lampung

koleksi museum lampung
museum ruwa jurai buka dari pagi hingga siang hari

Museum Ruwa Jurai buka setiap hari.

Kecuali hari Senin dan Hari Libur Nasional.

Adapun jam operasionalnya yaitu:

  • buka pukul 08.00 s.d. 14.00 untuk hari Selasa-Kamis
  • pukul 08.00 s.d. 14.00 untuk hari Jumat, dan
  • pukul 08.00-14.00 untuk hari Sabtu dan Minggu.

Bagi anda yang ingin berkunjung ke Musem Ruwa Jurai, terutama yang berasal dari luar kota, mohon untuk diperhatikan jam bukanya ya.

Jangan sampai sudah jauh datang-datang ke Musem Ruwa Jurai, saat tiba di sana sudah tutup.

Harga Tiket Masuk Museum Lampung

Masuk ke Museum Lampung Bayar Berapa?

Murah kok.

Harga tiket masuk Museum Ruwa Jurai sangat murah.

Apa lagi jika anda datang bersama rombongan.

Berikut ini biaya HTM Museum Ruwa Jurai:

Tiket untuk Perorangan

  • Anak-anak Rp500,- sekali masuk.
  • Dewasa Rp4.000,- sekali masuk.

Tiket untuk Rombongan

  • Anak-anak Rp500,- sekali masuk.
  • Dewasa Rp1.000,- sekali masuk.

Tiket masuk akan diminta pada saat anda akan masuk ke Museum.

Benda Sejarah Museum

bentuk bangunan musem lampung
bentuk bangunan musem

Menurut data tahun 2011, Museum “Ruwa Jurai” menyimpan sekitar 4.735 buah benda koleksi.

Benda-benda koleksi ini terbagi menjadi 10 jenis, yaitu:

  1. koleksi geologika,
  2. biologika,
  3. etnografika, benda buatan manusia yang proses pembuatan dan pemakaiannya menjadi ciri khas dari kebudayaan masyarakat Lampung, mencapai 2.079 koleksi,
  4. historika,
  5. numismatika,
  6. heraldika,
  7. filologika,
  8. keramologika,
  9. seni rupa, dan
  10. teknografika.

Sumber: https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/museum-negeri-lampung-mengabadikan-sejarah-bumi-ruwa-jurai/

Baca juga: universitas swasta di bandar lampung.

Koleksi Museum Lampung

Isi bagian luar museum

Pertama kali anda berkunjung ke Museum Ruwa Jurai, anda akan melihat ada sebuah meriam di depan Museum.

Meriam tersebut adalah Meriam Ula/Meriam Benteng yang merupakan meriam peninggalan jaman penjajahan dulu dan di temukan di wilayah Lampung.

Tidak jauh dari Meriam Benteng akan anda jumpai Bola Besi cukup besar.

Konon bola besi ini dulunya merupakan alat yang digunakan dengan cara ditarik memakai traktor untuk membuka lahan transmigrasi di wilayah Lampung Tengah dan Lampung Timur.

Selanjutnya, di sebelah kiri akan anda jumpai rumah adat Lampung “Lamban Persagi” yang berbentuk rumah panggung.

Sayangnya, rumah ini kondisinya dalam keadaan dikunci dan pengunjung dilarang untuk naik dan masuk ke rumah panggung ini.

Isi bagian dalam museum

Saat masuk ke dalam Museum Ruwa Jurai, anda akan mendapati museum ini terdiri atas dua lantai.

Lantai 1 Museum Lampung berisi benda-benda sejarah sedangkan Lantai 2 merupakan benda-benda Kebudayaan Masyarakat Lampung.

Koleksi-koleksi dari Musem Ruwa Jurai ini sangat banyak dan tidak dapat saya sebutkan satu per satu pada tulisan ini.

Beberapa benda koleksi dari museum ini di antaranya:

  • kain tapis.
  • naskah kuno, yang digunakan oleh masyarakat lampung untuk menulis teks sastra, ajaran islam, larangan, petuah, aturan pergaulan, mantra, dan sebagainya. Naskah kuno ini banyak yang dituliskan pada bilah bambu, dan itu termasuk koleksi dari museum ini.
  • tempat tidur masyarakat lampung.
  • berbagai senjata.
  • berbagai bebatuan.
  • pernak-pernik aksesori dari dua kelompok adat yang dominan di Lampung, yaitu Sai Batin (Peminggir) dan Pepadun.
  • berbagai benda peninggalan zaman prasejarah, zaman Hindu-Budha, zaman kedatangan Islam, masa penjajahan, dan pasca-kemerdekaan.
  • dan masih banyak banget yang lainnya.

Untuk tahu koleksi selengkapnya, silakan datang saja ke Musem Lampung dan buktikan bahwa anda adalah masyarakat Lampung yang cinta sejarah dan budaya Lampung.

Baca juga: universitas negeri di lampung.

Bentuk Bangunan Museum Lampung

Bentuk bangunan dari museum ini terinspirasi dari rumah adat Lampung, Nuwo Sesat.

Bentuk bangunannya mengakomodasi dua suku utama yang ada di Lampung, Sai Batin dan Pepadun.

Wajar saja, arsitek dibuat seperti ini, untuk menggambarkan Lampung banget.

Dengan demikian, melihat bentuknya saja, sudah langsung tergambar.

Baca juga: smp terbaik di lampung.

Akhir Kata

Museum Ruwa Jurai museum terbesar yang ada di Provinsi ini.

Ada ribuan koleksi benda benda bersejarah, terutama yang menggambarkan aktivitas masyarakat Lampung dari lahir hingga mati.

Benda-benda sejarah banyak tersimpan di museum ini, menjadi wahana pembelajaran anak sekolah.

Mudah-mudahan informasi seputar museum lampung ini bermanfaat. Baca juga: tempat nongkrong di lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.