foto bendungan batu tegi tanggamus lampung sejarah dan misteri

Lokasi Bendungan Batu Tegi Lampung Penuh Misteri dan Sejarah

jelajahlampung.com –  Foto Bendungan Batu Tegi by akun IG @wawan._06. Lokasi bendungan ini berada di Kecamatan Air Naningan merupakan salah satu tempat wisata di Kabupaten Tanggamus Lampung yang penuh sejarah dan misteri. Pembangunannya tak hanya menelan biaya banyak, tapi juga memakan korban.

Ada cerita juga yang berkembang jika di sini ada buaya.

Apa pun itu, bendungan ini menyimpan sejuta pesona.

Daya tariknya, membuat orang banyak berdatangan ke sini.

Seperti apa sih penampakan foto gambar dan fasilitas Bendungan Batu Tegi, yuk simak artikel ini sampai selesai.

Luas Bendungan Batu Tegi Terbesar di Asia Tenggara

Bendungan Batutegi Lampung memiliki luas sekitar 3.560 hektar.

Dengan demikian, bendungan ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Sedangkan untuk kedalaman bendungan sendiri, belum diinformasikan secara pasti.

Namun, kamu pasti tenggelam kalau ke sini.

Bendungan ini ini juga berada diantara dua bukit, yang menjadikan pemandangan di sini sangat eksotis.

Apalagi memandang bendungan dari ketinggian.

Bagus buat foto-foto.

Jika kamu sedang liburan ke sini, maka jangan lewatkan momen untuk ambil gambar pemandangan di sini.

Kunjungi juga: kolam renang butterfly.

Sejarah Bendungan Batu Tegi 

Bendungan Batutegi diresmikan pada tahun 2004 lalu.

Tepatnya diresmikan pada tanggal 8 Maret 2004, oleh Presiden Megawati.

Perlu waktu sekitar 8-9 tahun sampai akhirnya tahun 2004 pun selesai juga pembangunannya.

Bendungan ini masih berdiri kokoh sampai sekarang, dengan pemandangan “danau” dan perbukitan di sepanjang mata memandang.

Bendungan Batutegi ini punya multifungsi lho.

Selain sebagai bendungan, tempat ini juga telah menjadi tempat wisata sekaligus pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang memasok listrik untuk sebagian kawasan Lampung.

Bendungan Batutegi juga berfungsi sebagai pengatur irigasi persawahan di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung.

Baca juga: misteri air terjun way lalaan.

Monumen 13 Bendungan Batu Tegi

Pembangunan Bendungan Batutegi telah memakan 13 korban pada tanggal 9 November 1998.

Nama-nama korban pembangunan batu tegi kemudian dituliskan di sebuah batu monumen.

Ke 13 nama korban tersebut adalah:

  1. Asnawi
  2. Edi Minarno
  3. Hendriansyah
  4. Isharudin
  5. Jamili
  6. Marsum
  7. M. Ariyanto
  8. Mugiono
  9. Mus
  10. Rosidi
  11. Sana
  12. Suryadi
  13. Wawan

Dibalik kisah pembangunan bendungan yang cukup tragis, kini Bendungan Batutegi telah menjadi tempat wisata yang eksotis di Tanggamus Lampung.

Misteri Bendungan Batu Tegi Lampung

Diakibatkan adanya korban saat pembangunan bendungan, maka berkembang berbagai cerita misteri di sini.

Di antaranya, ada cerita, jika di sini sering terlihat adanya penampakan-penampakan.

Apalagi mendekati waktu maghrib.

Dihimbau kepada pengunjung agar saat ke sini agar berkata baik dan tidak berperilaku aneh-aneh agar penampakan-penampakan tadi tidak mengganggu.

Apa pun cerita atau mitos yang berkembang, tentu itu adalah cerita.

Bisa dipercaya atau tidak.

Baca juga: dam margo tirto gisting.

Wahana Wisata Bendungan Batu Tegi Tanggamus

Untuk berwisata ke Bendungan Batutegi ini, wisatawan dapat mengunjungi 3 lokasi wisata yang berbeda, yaitu:

1. Spot foto di Jetty/Dermaga Bendungan Batu Tegi

Lokasi pertama yang menjadi favorit saya untuk menikmati eksotisme Bendungan Batutegi adalah Jetty atau biasa disebut juga Dermaga Bendungan Batu Tegi.

Untuk sampai ke Jetty Bendungan Batutegi ini, persis setelah pintu tiket masuk, kita ambil jalan belok ke kiri melewati jalan naik.

Jalan terus mengikuti papan penunjuk jalan.

Sepanjang jalan, kita akan disuguhi pemandangan yang cukup menarik, dengan kontur jalanan yang naik turun.

Mendekati areal Jetty, jalanan turun terus, dengan lintasan cacing, berkelak-kelok, dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat.

Pas turun sih enak-enak saja, tinggal ikutin jalan.

Tapi waktu pulangnya itu lho, terkadang ada mobil yang tidak kuat menanjak.

Di jalanan turun dengan lintasan kelak-kelok seperti cacing inilah ada spot yang cantik untuk melihat keindahan Bendungan Batutegi.

Dari spot ini, pemandangan bendungan seperti sebuah danau, dengan sebuah pulau di tengahnya, yang ternyata tempat tersebut adalah kawasan hutan lindung.

foto pemandangan bendungan batu tegi tanggamus lampung
Foto “danau” dan “pulau” dilihat dari kelokan menuju Jetty/Dermaga Batu tegi

Di spot ini, banyak mobil dan motor yang parkir, lalu mengambil foto-foto pemandangan “danau” dari ketinggian.

Betul-betul cantik, sama sekali tidak terlihat bahwa itu adalah sungai, tapi lebih menyerupai danau, dan menurut saya seperti Danau Toba.

Jalan menuju Jetty juga benar-benar asyik karena jalannya yang menurun dan berkelak-kelok.

Jangan lupa cek fisik kendaraan anda pada saat berkunjung ke sini yah, jangan sampai bisa turun ke Jetty tapi pas menanjak naik mau pulang, kendaraan mati.

Setelah sampai di bawah, mendekati dermaga, pengunjung dikenakan tarif parkir kendaraan.

Jadi jangan kaget kalau dimintai uang lagi di sini.

Sesampainya di Jetty, pengunjung dapat menyewa perahu untuk jalan-jalan mengelilingi perairan. Enaknya kalau jalan-jalan ke sini beramai-ramai sehingga satu perahu bisa untuk satu rombongan.

perahu jetty di bendungan batu tegi tanggamus lampung
Naik perahu di dermaga batutegi

Pengunjung juga bisa menikmati sunset di Jetty ini, atau sekedar menikmati pemandangan air yang indah membentang luas sepanjang mata memandang.

luas dan kedalaman bendungan batu tegi tanggamus lampung
foto menjelang sunset di bendungan batutegi

Capek jalan-jalan, kita bisa istirahat di Jetty ini sambil menikmati kopi atau minuman dingin.

Terlihat beberapa orang yang berjualan di Jetty ini, apalagi jika sedang liburan.

2. Jembatan “Tembok Besar Cina” Ala Batutegi

Lokasi kedua tempat pengunjung menikmati Bendungan Batutegi adalah Jembatan yang di bawahnya berisi terowongan air.

Untuk mencapai jembatan ini, dari pintu masuk penjualan tiket, kalau ke Jetty belok kiri, untuk ke Jembatan ini ambil jalan lurus.

Lalu akan ketemu simpang, ke kiri menuju jembatan dan ke kanan menuju PLTA. Ambil jalan arah kiri dan tidak jauh akan kita temukan lokasi Jembatan.

Sama seperti lokasi sebelumnya, kendaraan yang masuk ke parkiran Jembatan akan dikenakan tarif parkir.

Kendaraan diparkir di luar, tidak boleh dibawa masuk ke jembatan.

Di pinggiran parkiran, banyak pedagang yang berjejeran, jika kita lupa membawa bekal maka bisa mampir sebentar untuk mengisi perut di sini.

Saat memasuki areal jembatan ini, kita akan disuguhi bangunan yang sangat kokoh, seperti tembok besar cina.

Saking kokohnya tidak terasa kalau di bawahnya ternyata ada terowongan untuk menyalurkan air menuju PLTA.

Di sebelah kiri jembatan, lautan air menyerupai danau langsung menghampar di depan mata kita.

Saya sangat beruntung karena saat berkunjung ke sini, airnya bersih tidak ada enceng gondok.

Beberapa waktu sebelumnya, katanya airnya penuh enceng gondok sehingga pemandangannya tidak secantik ini.

jembatan raksasa bendungan batu tegi tanggamus lampung
Foto sebelah kiri jembatan bendungan batutegi

Sedangkan di sebelah kanan jembatan, kita disuguhi pemandangan alam perbukitan, dan saat mata kita melihat ke bawah, terlihat areal PLTA di bawah.

Mendekati ujung dari jembatan ini, ada sebuah tangga turun menuju lokasi PLTA dengan lebar sekitar 1 meter.

Terlihat beberapa pengunjungi menuruni tangga ini dan berfoto-foto di sana. Tangga ini merupakan salah satu spot favorit untuk foto selfi.

lokasi bendungan batu tegi tanggamus lampung
Tangga turun yang curam menuju PLTA Batutegi

Tetapi, perlu hati-hati saat menuruni tangga ini karena turunnya cukup dalam ke bawah.

Jangan sampai terjatuh.

Di ujung jembatan, di dinding perbukitan ada sebuah tulisan besar “Bendungan Batutegi” yang merupakan landmark dari Bendungan ini.

gambar landmark bendungan batu tegi tanggamus lampung
Tulisan Bendungan Batutegi

Di ujung jembatan juga terdapat sebuah bangunan, monumen korban pembangunan Bendungan Batutegi, serta batu peresmian bendungan yang ditandatangani Presiden Megawati.

3. PLTA Batutegi

Jika di persimpangan tadi, belok kiri menuju jembatan, maka arah kanan akan membawa kita turun menuju bangunan PLTA.

Banyak juga pengunjung yang datang ke bangunan PLTA ini untuk meliihat langsung aliran air yang deras serta merasakan sensasi dinginnya hembusan angin yang membawa uap air.

Pengunjung bisa sampai basah terkena uap air ini.

Meskipun bangunan PLTA ini bisa dilihat dari jembatan di atas, tapi rasanya kurang lengkap kalau tidak berkunjung langsung menuju area ini.

Selain wisata-wisata tersebut di atas, ternyata kawasan Batutegi ini ada jalur trekkingnya juga lho untuk para pencinta motor. Ada juga bumi perkemahan yang bisa digunakan untuk kegiatan perkemahan anak-anak sekolah.

Lokasi Bendungan Batu Tegi

Bendungan Batutegi terletak di Provinsi Lampung.

Tepatnya berada di Batutegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Dari kota Bandar Lampung, berjarak sekitar 85 km.

Atau lama perjalanan waktu sekitar 3-4 jam.

Belum ada kendaraan umum yang sampai ke lokasi.

Kamu bisa sewa mobil, rental motor, atau menggunakan paket tour wisata di Lampung.

Harga Tiket Masuk

Biaya HTM terbilang murah banget.

  • Biaya masuk: Rp3.000 per orang.
  • Parkir Motor Rp. 2.000
  • Parkir Mobil Rp. 5.000
  • Parkir Bus Rp. 10.000
  • Sewa Perahu Rp. 700.000

Tempat Wisata di Sekitar Bendungan Batu Tegi

Tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari Bendungan Batutegi:

Demikian ulasan singkat tempat wisata Bendungan Batu tegi di Air Naningan Kabupaten Tanggamus, Lampung. Mudah-mudahan tempat wisata ini senantiasa terjaga kebersihan dan keindahannya. Kunjungi juga: air terjun way lalaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.