Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda, Tempat Selfie Anak Muda

Dermaga Bom Kalianda, yang merupakan pusat pelelangan ikan terbesar di Kalianda, telah diresmikan menjadi pusat kuliner di Kalianda, Lampung Selatan. Sebuah tulisan "Kuliner Kalianda" yang besar pun telah terpampang saat pengunjung datang ke Dermaga ini melewati jalan dekat dengan perahu-perahu nelayan bersandar.

kuliner kalianda
Tulisan Kuliner Kalianda di Dermaga Bom PPI Lamsel

Di Dermaga Bom Kalianda, pengunjung dapat menikmati aneka jajanan dan makanan khas Kalianda. Tapi bukan makanan tradisional Kalianda saja, beberapa makanan umum lainnya pun ada seperti batagor, bakso, mie ayam, dan siomay.

Sementara makanan khas Kalianda di antaranya ada otak-otak serta makanan lain dari olahan ikan dan pisang kalianda.

Pengunjung yang ingin makan besar juga bisa memesan makanan di kantin yang ada di dekat mushola. Di situ pengunjung bisa menikmati beberapa menu yang tersedia, sambil menikmati segarnya es kelapa muda campur susu yang tentunya sangat enak dinikmati di siang hari yang terik.

Sayangnya, Dermaga Bom Kalianda ini memang kurang banyak pohon yang tinggi sehingga terlihat panas di siang hari. Hanya payung madinah saja yang bisa dijadikan tempat berteduh di lokasi ini.

Tempat Nongkrong Favorit


Selain sebagai tempat wisata kuliner, Dermaga Bom Kalianda juga menjadi tempat nongkrong kawula muda, mengingat tempatnya yang enak, lapang, luas, banyak tempat duduknya, dan suasanya nyaman sambil menikmati bintang-bintang di malam hari dan bentangan lautan yang luas.

Fasilitasnya pun cukup lengkap, dari tempat makan, mushola, toilet, panggung hiburan, dan ke depannya Pemerintah Lampung Selatan sedang mengembangkan arena permainan anak di kawasan Deramaga Bom Kalianda ini.

Mudah-mudahan pembangunan arena permainan anak ini segera selesai dan hasilnya juga memuaskan sehingga Tempat Pelelangan Ikan di Kalianda ini bisa menjadi destinasi wisata Favorit di Serambi Sumatera.

Dermaga Bom Kalianda selalu ramai pengunjung baik di siang maupun malam hari. Tapi, pengunjung kebanyakan datang di malam hari, terutama untuk nongkrong bareng teman atau pasangan.

Selain itu, siang hari biasanya cuacanya panas, sehingga kebanyakan yang datang adalah pengunjung yang ingin foto-foto selfie di dekat payung madinah atau lorong-lorong menuju panggung hiburan.

tempat selfie dermaga bom
Payung ini biasanya menjadi tempat foto selfie anak anak muda

Di malam hari, suasananya lebih dingin karena hembusan angin laut yang cukup kencang. Malam Minggu menjadi malam paling ramai, karena biasanya ada pergelaran pentas seni, budaya, atau pertunjukan musik di panggung hiburan.

Dan jika waktunya beruntung, pengunjung juga dapat melihat aktivitas nelayan yang baru pulang melaut dan membawa ikan hasil tangkapannya. Pengunjung juga dapat membeli ikan dengan harga yang lebih murah tentunya karena ikannya masih dibeli langsung dari nelayan.

Saya berharap, ke depannya makin lengkap lagi fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Dermaga Bom ini sehingga wisata kuliner Kalianda yang diharapkan oleh Pemkab Lampung Selatan di Dermaga Bom ini benar-benar bisa diandalkan dan menambah penghasilan bagi warga sekitar dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung. Visit Lampung Selatan.

0 komentar