Inilah 15 Pasar Tradisional Yang Ada di Kota Bandar Lampung

JelajahLampung.Com - Pasar Tradisional di Kota Bandar Lampung tersebar di berbagai penjuru Kota Bandar Lampung. Jenis pasarnya pun bermacam-macam, ada yang buka setiap hari dan ada juga yang cuma buka pada hari-hari tertentu.

Pasar tradisional biasanya identik dengan pasar yang kumuh, jorok, banyak sampah berserakan, dan baunya biasanya kurang sedap. Namun, pasar tradisional sampai saat ini tetap menjadi urat nadi perekonomian sebagian warga Kota Bandar Lampung, dan juga tempat berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga.

Keberadaan swalayan yang cukup banyak di kota Tapis Berseri ini masih belum sepenuhnya menggantikan peran pasar tradisional, sehingga sampai saat ini pun pasar tradisional di Bandar Lampung masih terlihat ramai pengunjung dari berbagai kalangan.

Pasar tradisional tetaplah pasar tradisional, dengan berbagai aktivitasnya yang khas, dan pengelolaannya perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah supaya kebersihan dan kenyamanan menjadi prioritas. Jika pasar tradisional lebih diperhatikan, perekonomian di Bandar Lampung akan lebih seimbang.

Pasar Tradisional di Bandar Lampung


Sampai saat ini, pasar tradisional yang masih bertahan di Bandar Lampung di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pasar Tani Kemiling.


pasar tani kemiling
Gerbang Pasar Tani Kemiling
Jika melihat dari namanya, mungkin anda membayangkan bahwa pasar ini hanya menjual alat-alat pertanian, atau hal lain berkaitan dengan pertanian. Ternyata faktanya sedikit berbeda.

Pada awal pendiriannya, pada tahun 1992, Pasar Rakyat Tani ini didirikan dengan tujuan utama untuk menjual berbagai macam hasil pertanian penduduk sekitar. Dengan adanya Pasar Tani ini, petani tidak perlu menjual hasil tani mereka terlalu jauh.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, Pasar Rakyat Tani tidak hanya menjual barang-barang hasil pertanian. Pasar Tani telah bertransformasi menjadi pasar-pasar pada umumnya, yang menjual pakaian, segala macam jenis ikan dan daging, kuliner, dan berbagai jenis dagangan lainnya.

Pasar Tani yang terletak di Kemiling Bandar Lampung ini hanya buka setiap hari Kamis dan Minggu. Tidak heran jika lewat Jalur dua pada hari-hari tersebut, di depan pasar sedikit ada kemacetan, tapi tidak parah, karena pasarnya tidak terletak di pinggir jalan.

2. Pasar Induk Tamin


Sekitar 5 km dari Pasar Tani Kemiling, di daerah Tanjung Karang Barat, ada sebuah Pasar Induk yang cukup besar, yaitu Pasar Tamin. Jika diperhatikan, pasar ini tidak seramai pasar tradisional lainnya.

Layaknya pasar tradisional lain, Pasar Tamin ini juga terlihat kumuh dan bau juga. Selain masalah kebersihan, masalah keamanan Pasar Tamin juga perlu diperhatikan pemerintah kota.

Di Pasar Tamin, warga Kota Bandar Lampung bisa membeli berbagai keperluan pokok rumah tangga dan berbagai macam sayuran serta bumbu dapurnya.

3. Pasar Pasir Gintung


Tidak jauh dari Pasar Tamin, sekitar 2 km ke arah timur laut, ada sebuah pasar tradisional di tengah-tengah Kota Bandar Lampung. Pasar tersebut adalah Pasar Pasir Gintung.

Lokasinya yang berada persis di pinggir jalan utama, sering membuat jalanan macet. Apalagi para pedagang sering menumpuk di badan jalan. Selain itu, pasar ini juga terlihat becek dan kurang diperhatikan.

Jika dikelola lebih baik lagi dan dijaga kebersihannya, tentunya akan lebih indah karena pasar ini terletak persis di jantung kota Bandar Lampung 

4. Pasar Bambu Kuning


Di seberang Pasar Pasir Gintung, ada sebuah pasar tradisional yang cukup terkenal, yaitu Pasar Bambu Kuning atau biasa disebut Pasar BK.

Pasar BK sendiri merupakan salah satu sentra penjualan aneka macam pakaian, baik pakaian keseharian maupun pakaian khas Lampung seperti tapis dan berbagai pernak-perniknya.

Pasar BK masih menjadi favorit warga Bandar Lampung untuk berbelanja mengingat harganya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan berbelanja di mall-mall.

Soal harga, karena di pasar, jadi tergantung pintar-pintarnya pembeli dalam menawar. Kalau tidak pandai menawar ya bisa saja harganya bisa lebih mahal dibandingkan harga pakaian di mall.

Pengelolaan Pasar BK sendiri sudah lebih tertata, meskipun masih ada beberapa bagian yang masih belum berfungsi sebagaimana mestinya.

5. Pasar Tengah


Pasar Tengah merupakan pusat grosir pakaian terbesar di Bandar Lampung. Para pedagang dari berbagai daerah banyak yang berbelanja pakaian di Pasar Tengah ini. Harga grosiran memang jauh lebih murah dibandingkan dengan bijian.

Meskipun kebanyakan para penjual di pasar tengah ini menjual pakaiannya secara grosiran, tapi ada beberapa toko yang menjual pakaian secara bijian juga, hanya saja tidak banyak toko yang seperti itu.

Selain pakaian, di pasar tengah ini juga banyak toko-toko elektronik dan sparepart kendaraan yang siap melayani pengunjung yang ingin mencari barang-barang elektronik seperti TV, AC, kulkas, mesin cuci, pompa air, kipas angin, onderdil kendaraan roda dua dan roda 4, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

6. Pasar Bawah Ramayana Tanjung Karang


Bagi yang ingin berbelanja barang-barang loak, dapat berkunjung ke Pasar Bawah Ramayana Tanjung Karang. Di Pasar Bawah ini, pengunjung dapat membeli barang-barang bekas dengan berbagai jenisnya.

Berbagai jenis buku bekas, dari buku pelajaran sampai dengan buku cerita fiksi, dapat anda jumpai dengan harga murah di Pasar Bawah Ramayana ini. Banyak juga anak-anak muda, terutama mahasiswa dan anak sekolah, yang hunting buku bekas di Pasar Tengah ini karena harganya yang lebih murah.

Selain berbagai jenis buku, ada juga sepatu-sepatu, sandal, baju, celana, tas, dan raket bulu tangkis bekas yang dijual di Pasar Loak Pasar Bawah Ramayana.

Barang-barang elektronik bekas juga banyak dijumpai di sini. Pasar bawah singkat katanya merupakan surganya barang-barang loakan dengan harga yang cukup murah.

7. Pasar Koga


Masih belum terlalu jauh dari Pasar BK, Pasar Pasir Gintung, Pasar Tengah dan Pasar Bawah, sekitar 1-2 km akan kita jumpai Pasar Koga yang berada persis di pinggir jalan utama Tanjung Karang-Rajabasa.

Di Pasar Koga ini dijual berbagai macam barang dari sayuran, buah-buahan, barang-barang kebutuhan pokok, pakaian, sampai dengan barang-barang elektronik.

Letaknya yang strategis membuat pasar ini sangat mudah dijangkau oleh masyarakat Bandar Lampung.

8. Pasar Tugu


Pasar Tugu dapat menjadi alternatif lain bagi warga kota Bandar Lampung untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Namun, sepertinya Pasar ini masih kalah ramai dibandingkan dengan pasar-pasar lainnya.

9. Pasar Perumnas Way Halim


Pasar Perumnas Way Halim atau Pasar Way Halim terletak di Jalan Gunung Raja Basa Raya. Pasar di dekat Perumnas Way Halim ini tentunya memudahkan warga perumahan untuk memenuhi keperluan dapur sehari-hari.

10. Pasar Way Kandis


Pasar Way Kandis merupakan salah satu pasar yang cukup ramai di Bandar Lampung. Layaknya pasar tradisional lain, Pasar Way Kandis juga sepertinya perlu dipugar lagi untuk menampung keramaian pengunjung supaya lebih tertib dan lebih bersih.

11. Pasar Kangkung


Pasar yang terletak di Jalan Ikan Pari Nomor 24 B, Teluk Betung, Bandar Lampung ini selalu ramai pengunjung, bahkan kemacetan di daerah ini pun hampir selalu dijumpai. Pasar tradisional ini menjual baju-baju, barang pecah belah, daging, ikan, sayuran, buah-buahan, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pada malam harinya, daerah sekitar Pasar Kangkung ini menjadi salah satu pusat kuliner di Bandar Lampung. Keramaian penjual di sepanjang jalan pun diimbangi dengan keramaian pembeli juga.

12. Pasar Cimeng


Masyarakat Teluk Betung Bandar Lampung tentunya sudah sangat mengenal pasar yang satu ini. Tapi jangan diartikan lain yah, Pasar Cimeng ini bukan berarti tempat menjual barang haram "Cimeng". Pasar tradisional ini justru menjual barang-barang kebutuhan pokok masyarakat Bandar Lampung.

13. Pasar Gudang Lelang


Masih di kawasan Teluk Betung, ada sebuah Pasar Gudang Lelang yang merupakan pusat penjualan ikan hasil tangkapan nelayan. Bagi masyarakat Bandar Lampung yang ingin mendapatkan ikan yang masih segar dari sumbernya, hasil tangkapan ikan nelayan, maka silakan datang saja ke Pasar Gudang Lelang ini.

14. Pasar Mambo

   
Pasar Mambo ini terkenal dengan pasar malamnya, karena memang buka pada malam hari. Bahkan, Presiden RI Jokowi pun semasa masih menjadi Gubernur DKI pernah makan malam di Pasar Mambo yang terletak di Jalan Ikan Tongkol, Teluk Betung Selatan ini.

15. Pasar Panjang


Pasar di daerah Panjang, Bandar Lampung ini kondisinya saat ini kian memprihatinkan. Dikabarkan, lantai 2 pasar ini saat ini menjadi sarang walet, karena memang lama tidak ditempati. Sangat disayangkan ya. Ditambah lagi banyaknya sampah yang menumpuk tidak dibersihkan. Mudah-mudahan pemerintah setempat segera melakukan tindakan nyata agar pasar ini semakin memajukan perekonomian warga.

Itulah tadi 15 Pasar Tradisional yang ada di Bandar Lampung yang masih bertahan sampai dengan saat ini dengan berbagai kondisinya. Selamat berbelanja.

0 komentar