Talang Air Pringsewu, Wisata Alam dan Sejarah Nan Indah

JelajahLampung.Com - Talang Air Pringsewu, Wisata Alam dan Sejarah Nan Indah. Berwisata di Lampung tidak melulu harus ke pantai atau ke Waterpark. Tidak melulu juga harus ke wisata alam buatan macam Lembah Hijau, Wira Garden, Taman Kupu-kupu Gita Persada, Alam Wawai, atau Bumi Kedaton Resort. Masyarakat Lampung, khususnya warga Pringsewu dapat menikmati wisata alam dan sejarah gratis di Talang Air dan Hutan Kota Fajaresuk, Pringsewu.

Talang air Pringsewu Lampung
Talang Air di Fajaresuk, Pringsewu
Talang Air Pringsewu di Desa Fajaresuk sendiri merupakan sebuah jaringan irigasi yang dibangun pada tahun 1928 pada saat Pemerintahan Kolonial Belanda.

Pada saat itu, untuk keperluan pertanian di Kabupaten Pringsewu, Belanda membangun jaringan irigasi pertanian. Mengingat wilayah Pringsewu ini berbukit-bukit, dan antara satu bukit yang satu dan yang lainnya dipisahkan oleh lembah, maka dibangunlah jembatan berupa talang air untuk mengalirkan air dari bukit satu ke bukit lainnya.

Talang air yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda berupa besi yang dibentuk setengah silinder, lalu disangga dengan tiang-tiang besi yang cukup kokoh.

Besi-besi penyangga ini ditanam dalam tanah yang dikasih beton sehingga tidak perlu diragukan lagi kekokohannya. Anda semua pasti sudah sering lihat betapa kokohnya bangunan buatan Belanda kan?.

Adapun tinggi Talang Air Pringsewu ini sekitar 25 meter, cukup tinggi bukan? Jika anda fobia dengan ketinggian, mungkin agak takut juga saat melintasi Talang Air ini.

Selanjutnya, di atas silinder-silinder itu, ditaruh besi-besi, sehingga Talang Air ini selain berfungsi sebagai irigasi, warga sekitar juga dapat memanfaatkannya sebagai jembatan untuk melintas di atasnya dari satu bukit ke bukit lainnnya.

Di Pringsewu sendiri total ada 5 Talang Air, dan salah satu Talang Air yang paling terkenal adalah Talang Air Fajaresuk Pringsewu ini.

Harga Tiket Masuk Talang Air Pringsewu


Untuk mengunjungi Talang Air Raksasa Pringsewu ini, pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali. Tidak ada tiket masuk atau pungutan lainnya.

Hanya saja, bagi pengunjung yang membawa kendaraan, akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp2.000,- saja per motor. Untuk biaya parkir mobil saya sendiri kurang tahu, kemarin lupa menanyakan.

Parkir di Talang Air Fajaresuk Pringsewu ini dikelola oleh warga setempat. Tempat parkirnya tidak jauh, cuma beberapa meter saja dari Talang Air.

Untuk fasiltasnya, di Talang Air Fajaresuk Pringsewu ini disediakan toilet dan juga mushola bagi pengunjung. Letaknya ada di sebelah kiri, naik sedikit saja, dekat dengan lapangan.

mushola dan toilet
Mushola dan toilet disediakan bagi pengunjung
Di lapangan ini sering diadakan juga event-event di Kabupaten Pringsewu, seperti senam bersama.

Selain mushola dan toilet, ada juga warung-warung milik warga sekitar yang menjual jajanan dan minuman untuk pengganjal perut dan menghilangkan dahaga para pengunjung.

Harga makanan di warung ini masih terbilang murah. Pengalaman saya berkunjung ke sini (5 Mei 2016), satu buah gorengan harganya cuma Lima ratus rupiah saja.

Jajanan-jajanan anak kecil juga dijual lima ratusan per buahnya, sama persis dengan harga-harga di warung-warung dekat rumah.

Talang Air Pringsewu ini benar-benar bersahabat, baik bersahabat di kantong maupun keramahan penjual dan petugas parkirnya.

Rute Menuju Talang Air Pringsewu


Untuk menuju Talang Air di Desa Fajaresuk ini, tidaklah susah. Letaknya tidak jauh dari Jalan Utama Pringsewu-Kota Agung, sekitar 500 meter saja.

Jika anda berkunjung dari arah Bandar Lampung, sebelum menuju tempat wisata ini, anda akan melewati Pasar Pringsewu.

Dari Pasar Pringsewu ini, jalan lagi ke arah Kota Agung. Jarak dari Talang Air ke Pasar Pringsewu sekitar 2 kilometer saja.

Sebelum sampai lokasi, anda akan melewati Kolam Renang Pringsewu, lalu jalan lagi akan anda jumpai Pasar di sebelah kanan, dan setelahnya Simpang menuju Goa Maria di sebelah kanan jalan.

Jangan belok dulu dari simpang menuju Goa Maria ini, jalan lagi ke depan sekitar 200 meter, lalu akan ada belokan tajam ke kiri di Fajaresuk, belok saja.

Dari belokan ini, sekitar 200 meter, di sebelah kanan jalan ada jalan yang belum di aspal, masih berupa kerikil-kerikil dan batu-batu kecil. Silakan masuk lewat sini untuk menuju Talang Air Fajaresuk Pringsewu.

Dari sini, masuk sekitar 500 meter, mengikuti aliran air irigasi di kiri jalan, maka akan anda temukan Tempat Wisata Alam dan Sejarah nan indah dan murah ini.

Jalan menuju Talang Air ini belum di aspal, dan cukup sempit juga, mungkin cuma pas untuk 1 mobil saja. Pengalaman saya, papasan mobil dan motor saja, tidak muat, sehingga terpaksa motor mengalah dulu untuk membiarkan mobil lewat.

Sesampainya di lokasi, anda akan disuguhi pemandangan sawah-sawah yang asri di bawah talang. Selain itu, di bawah talang ini juga mengalir sebuah sungai kecil.

sawah dan sungai
Pemandangan sawah dan sungai di bawah Talang Air
Talang Air ini ramai dari siang hari sampai dengan sore hari. Jika anda berkunjung pada pagi hari, tempat ini masih sepi.

Saya sendiri berkunjung ke sini sekitar pukul setengah 11 pagi dan belum banyak pengunjung yang datang. Makin siang, tempat ini makin ramai, apalagi sore hari, asyik juga tempat ini dijadikan tempat nongkrong atau ngabuburit saat bulan puasa.

Pengunjung yang datang ke sini ternyata tidak hanya melihat-lihat doang lho, ada juga yang tak tahan melihat air, lalu nyemplung dan mandi di sini.

Bagi yang ingin menyewa ban untuk renang, disediakan juga sewa ban. Hanya saja, air di tempat ini memang keruh, karena air ini memang air irigasi, bukan air sungai. Meskipun keruh, tetap saja ada anak-anak yang mandi di sini.

Selain mandi dan melihat pemandangan yang asri, tentunya kurang afdhol kalau tidak berfoto-foto ria. Berfoto di Talang Air ini memang cukup indah, sehingga akan banyak anda jumpai para pengunjung yang asyik berfoto-foto di sini.

foto-foto di talang air pringsewu
Foto di atas Talang Air Pringsewu
Pesan saya, saat berfoto-foto di sini, tolong berhati-hati, apa lagi jika membawa anak kecil, karena besi pembatas di sebelah kanan dan kiri cukup renggang sehingga jangan biarkan anak kecil berdiri di pinggiran talang air.

Akhirnya, selamat berkunjung ke Talang Air dan Hutan Kota Pringsewu ini yah. Tolong selalu jaga kebersihan Tempat Wisata di Pringsewu ini dengan tidak membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya.

0 komentar