Gapura Bambu Selamat Datang Pringsewu, Tempat Nongkrong Paling Asyik Di Lampung

Gapura Bambu Selamat Datang Pringsewu, Tempat Nongkrong Paling Asyik Di Lampung - Tugu Selamat Datang Pringsewu, atau Gapura Bambu, atau Rest Area Kabupaten Pringsewu merupakan sebuah tempat peristirahatan di Kabupaten Pringsewu, di Jalan Lintas Barat Sumatera, yang didirikan sejak tahun 2012, dan diresmikan pada tanggal 31 Desember 2014 lalu.
 
Lokasi Gapura Bambu berada di Desa Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Terletak di tengah-tengah antara Pasar Gadingrejo dan Pasar Pringsewu. Tempat ini dikelilingi oleh sawah-sawah yang subur. Sawah di sini tidak pernah mengalami kekeringan. Minimal, para petani bisa panen setahun dua kali.

Tugu Selamat Datang Pringsewu ini selalu ramai pengunjung pada sore sampai malam hari. Banyak anak-anak yang nongkrong di tempat tersebut sampai malam, sambil menikmati jagung bakar di Cafe Misbar.

Menunggu senja di Gapura Bambu ini terasa sangat asyik. Apa lagi jika bulan puasa datang, tempat ini merupakan lokasi favorit bagi warga Pringsewu untuk ngabuburit menunggu buka puasa tiba.

Rest Area Kabupaten Pringsewu ini merupakan ikon dari Kabupaten Pringsewu. Siapapun yang pernah melintasi Pringsewu pasti pernah melihat Gapura Bambu yang memukau ini. Sebuah Tugu Selamat Datang yang berbentuk seperti bambu melengkung dengan kedua ujungnya ada di kedua sisi jalan.

tugu selamat datang pringsewu
Foto Gapura Bampu Pringsewu dari samping

Jika dilihat pada gambar diatas, Tugu Selamat Datang Pringsewu/Gapura Bambu ini terdiri atas 8 buah bambu yang melengkung dari ujung jalan satu ke ujung jalan lainnya. 8 buah bambu tersebut terbagi atas 2 ikatan, ikatan yang pertama terdiri dari 4 buah bambu ada di sebelah kanan dan ikatan lainnya berupa 4 buah bambu lagi ada di sebelah kiri.

Kedua ikatan bambu tersebut bertemu menjadi satu di tengah-tengah, dan di atasnya diletakkan Siger Lampung. Di bawah Siger tersebut, satu sisi bertuliskan "Selamat Datang di Ibu Kota Kabupaten Pringsewu" dan di sisi lainnya bertuliskan "Selamat Jalan Dari Ibukota Pringsewu".

rest area pringsewu

Pringsewu sendiri merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Lampung dengan mayoritas penduduknya merupakan suku jawa. Nama Pringsewu berasal dari bahasa jawa berarti "bambu seribu".

Bukan hanya nama Kabupatennya yang diambil dari nama jawa, nama-nama Kecamatan dan Desanya pun diambil dari nama-nama daerah yang ada di Jawa seperti Banyumas, Ambarawa, Wates, Gadingrejo, Pagelaran, Fajaresuk, dan nama-nama lainnya.

Apa Saja Fasilitas Rest Area Pringsewu?

Berbagai fasilitas telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk membuat nyaman para pengunjung rest area ini. Berikut ini beberapa kelengkapan dari Rest Area Pringsewu:

1. Mushola

Perjalanan anda melalui Jalan Lintas Barat Sumatera akan terasa lebih nyaman saat harus istirahat di Rest Area Pringsewu ini. Anda tidak usah susah-susah mencari tempat sholat karena di Rest Area ini telah disediakan sebuah mushola yang bisa anda gunakan untuk ibadah.

mushola rest area pringsewu

Tempat wudhu ada di samping mushola, sedangkan toilet ada di sebelah kiri Dewan Kerajinan Nasional, di sebelah rumah makan. Dari mushola, jalan ke kiri, ada Dewan Kerajinan Nasional, dan di samping DKN ini ada toilet umum.

2. Dekranasda Pringsewu

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pringsewu merupakan sebuah toko oleh-oleh. Di sini di jual berbagai kerajinan dari Kabupaten Pringsewu. Selain kerajinan, anda juga dapat membeli minuman, kaos, baju batik, keripik, dan berbagai oleh-oleh khas Lampung lainnya.

kerajinan pringsewu

Lokasi Dekranasda Rest Area Pringsewu bersampingan dengan mushola. Bangunannya tidak terlalu besar, mungkin setengah dari bangunan Indomaret atau Alfamart.

3. Rumah Adat

Di Rest Area Pringsewu ini juga terdapat sebuah rumah adat yang sebenarnya digunakan sebagai tempat pameran hasil kerajinan masyarakat Pringsewu. Berkut ini gambar rumah adat di Rest Area Pringsewu yang saya ambil beberapa hari yang lalu:

rumah adat di gapura bambu pringsewu

Di bawah rumah adat ini disediakan juga kursi-kursi tempat duduk yang dapat digunakan untuk makan-makan atau tempat berteduh saat hujan. Di depan rumah adat terdapat kolam kecil yang menambah keindahan rumah adat ini.

rumah adat rest area pringsewu

4. Cafe Misbar

Cafe Misbar atau singkatan dari Gerimis Bubar, atau biasa juga disebut cafe street merupakan bangku-bangku kecil dengan ditutupi payung di atasnya, tempat pengunjung menikmati makanan dan minuman yang dijual oleh penjualan makanan di Rest Area Pringsewu.

cafe misbar rest area pringsewu

Dinamakan Misbar karena jika datang gerimis atau hujan maka para pengunjung pada bubar untuk mencari tempat berteduh.

Di cafe Misbar ini anda dapat memesan jagung bakar dengan beberapa macam rasa, kopi, teh, pop ice, mie goreng atau rebus, nasi goreng, dan beberapa aneka makanan dan minuman lainnya.

Nongkrong sambil menunggu senja di Cafe Misbar bersama teman atau keluarga anda tentunya akan memberikan kenangan sendiri bagi anda. Silakan untuk mencoba jika anda melewati Pringsewu di sore hari.

5. Tempat Parkir

Bagi anda yang berkunjung ke sini, baik menggunakan mobil ataupun motor tak usah khawatir dengan masalah parkir. Lahan parkir tersedia cukup luas. Anda bisa parkir di pinggiran jalan atau parkir masuk ke dalam rest area.
parkir rest area pringsewu

6. Panggung Terbuka

Panggung terbuka terletak di sebelah kiri jalan (dari Bandar Lampung). Tempat ini merupakan ajang kreativitas seni bagi masyarakat Pringsewu dan juga untuk menghibur para pengunjung Rest Area.

Untuk lebih lengkapnya, anda harus datang sendiri ke tempat ini dan menikmati senja di Rest Area, Gapura Bambu Pringsewu. Tidak lengkap rasanya, bagi anda Masyarakat Lampung, apalagi dekat dengan Pringsewu, jika belum pernah makan jagung di sini. Pringsewu selalu menantikan kehadiran anda. Di tunggu kunjungannya yaaaaa.

0 komentar